Thursday, August 3, 2017

Successful Mindset


One's success lies in one's own self with a thought-provoking lifestyle by learning from experiences that may have made a mistake and thinking where mistakes that cause failure or see the behavior or pattern of successful people's life then imitate the style of the pattern Unknowingly beforehand that the thoughts and lifestyles of our successful people have done it before "realizing it";

Then to succeed we re-imitate the rare steps of the minds of successful people and sure will not want to again repeat the tragedy that had happened before even the slightest, try and keep trying with a forward pattern of piker to realize success. Learn also things No matter how small the minds of successful people do not just look at the thought of people sujses the peak of success alone. All there must be a process how effort efforts are done before

Here is one example of the mindset of successful people of the world who need to be on the line.
- Successful people of their world have a very developed mindset of life dare to think big, dare to dream big and ultimately lead to a place and circumstances that really fit their hopes and dreams. So if you want to succeed to be successful never limit your mind to think big,
- never be afraid to be different, dare to be different from one of the things that successful people have. His paradigm - successful people Successful people seldom ever have the same things as the average person. That's why they always have a difference and are never afraid to be different from others

Kesuksesan seseorang terdapat  padadiri seseorang itu sendiri dengan gaya hidup pemikiran yang cenderung maju dengan belajar dari pengalaman-pengalaman yang mungkin pernah melakukan kesalahan serta berfikir di mana kesalahan-kesalahan yang menimbulakan kegagalan atau melihat tingkah atau pola kehidupan orana-orang sukses kemudian menirukan gaya pola tersebut secara tidak menyadari sebelumnya bahwa pemikiran dan pola hidup orang-orang sukses kita pernah melakukannya sebelum ‘’ menyadarinya .;
lalu untuk menempuh kesuksesan kita kembali menirukannya langkah-langka pemikiran orang-orang sukses serta yakin tidak akan mau lagi mengulangi kegalan yang sebelumnya sudah pernah terjadi walau sedikitpun , berusaha  dan terus berusaha dengan pola piker yang maju untuk wujudkan kesuksesan .Pelajari juga hal-hal yang sekecil apapun dari pemikiran orang orang sukses tersebut jangan hanya melihat di saat pemikiran orang sujses tersebut dipuncak kesuksesannya saja . semua pasti ada prosesnya bagaimana upaya upaya yang di lakukan sebelumnya
Berikut ini adalah salah satu contoh pola pikir para orang sukses dunia yang perlu di teladani.
-       Orang-orang sukses dunia mereka memiliki pola pikir kehidupan yang sangat maju berani berpikir besar, berani bermimpi besar dan pada akhirnya membawa pada sebuah tempat dan keadaan yang benar-benar sesuai dengan harapan dan impian mereka. Jadi bila Anda ingin berhasil menjadi sukses jangan pernah batasi pikiran Anda untuk berpikir yang besar,
-       jangan pernah takut mfnjadi beda, berani tampil beda wujud salah satu hal yang dimiliki oleh orang-orang sukses. Pola pikirnyaoramg - orang sukses, Orang sukses jarang pernah mempunyaii hal yang sama dengan orang kebanyakan pada umumnya. Itulah mengapa mereka selalu memiliki perbedaan dan tidak pernah takut untuk berbeda dari yang lainnya                                                                                                                                                                                                   Arum suci blog

Tuesday, August 1, 2017

Chinese Varieties For Standard Chinese and Chinese administrative languages during the Ming and Qing Dynasties

varietas bahasa Mandarin. Untuk Standard Mandarin  dan bahasa administrasi China selama dinasti Ming dan Qing
Kata bahasa Inggris "mandarin"
dari bahasa Portugis  '' mandarim '',
dari bahasa Melayu  ‘’ menteri ‘’
 dari  Sanskerta '' mantrin '', yang berarti "Menteri atau konselor")
awalnya  mandarin (birokrat) resmi dari kerajaan kerajaan Ming dan kerajaan kerajaan Qing .China di abad ke 16 The Journal of Mathew Ricci mandarin.

Karena varietas asli mereka sering kali tidak dapat dimengerti,  Dalam bahasa Inggris sehari-hari, "Mandarin" mengacu pada  Standard China yang sering disebut "orang Cina". Bahasa China standar didasarkan pada dialek Mandarin yang disebut dialek Mandarin di Beijing  dengan beberapa pengaruh leksikal dan sintaksis dari dialek Mandarin lainnya.

Ini adalah bahasa lisan resmi RRC China (RRC), bahasa resmi Taiwan Republic of China (ROC, Taiwan) dan satu dari empat bahasa resmi Republik Dari Singapura . berfungsi sebagai bahasa pengantar di Daratan China dan Taiwan. satu dari enam bahasa resmi Perserikatan Bangsa-Bangsa , dengan nama "orang Cina". Penutur bahasa Cina mengacu pada bahasa standar modern sebagai
-   Pǔtōnghuà ''{lang ,  zh-Hans }, secara harfiah "pidato umum di Daratan China
-    Guóyǔ '' ( lang , zh-Hant , secara harfiah berarti bahasa nasional ) di Taiwan
-    Huáyǔ '' (lan  ,  zh , secara harfiah bahasa[Huaxia ,  Hua ) di Singapura, Malaysia, Indonesia dan    Filipina,
Ahli bahasa menggunakan istilah "Mandarin" untuk merujuk pada beragam kelompok dialek yang diucapkan di Cina utara dan barat daya, yang oleh ahli bahasa China disebut '' Guānhuà ''. yang tercatat dalam materi dari dinasti Yuan.

Dalam linguistik sebagai anggota "Mandarin" atau biasa disebut dialek Utara , dalam arti yang lebih luas wacana sosial atau budaya China. tidak ada identitas "Mandarin" yang umum berdasarkan bahasa Dan Sebaliknya identitas regional yang kuat yang berpusat pada dialek individu karena distribusi geografis dan keragaman budaya  mereka yang luas. Pembicara bentuk bahasa Mandarin selain standar biasanya mengacu pada varietas yang mereka ucapkan dengan nama geografis .
Mandarin sejauh ini adalah yang terbesar dari tujuh atau sepuluh kelompok dialek China, dengan 70 persen pembicara China dan wilayah yang luas terbentang dari Yunnan di barat daya sampai Xinjiang di barat laut dan Heilongjiang di timur laut.

Chinese Varieties For Standard Chinese and Chinese administrative languages ​​during the Ming and Qing Dynasties
The English word "mandarin"
From the 'Portuguese mandarim',
From the Malay language '' minister ''
From Sanskrit '' mantrin '', meaning "Minister or counselor"
Originally an official mandarin (bureaucrat) from the royal kingdom of Ming and the kingdom of Qing kingdom. China in the 16th century The Journal of Mathew Ricci mandarin.

Because the original variation is often incomprehensible, in everyday English, "Mandarin" refers to the Chinese Standard which is often called "the Chinese". Standard Chinese is based on a Mandarin dialect called Mandarin dialect in Beijing with some lexical and syntactic influences from other Mandarin dialects.

It is China's official PRC, the official language of Taiwan Republic of China (ROC, Taiwan) and one of the four official languages ​​of the Republic of Singapore. Serves as the language of instruction in Mainland China and Taiwan. One of the six official languages ​​of the United Nations, under the name "Chinese." Chinese speakers refer to the modern standard language as
- Pǔtōnghuà '' {lang, zh-Hans}, literally "public speech in Mainland China
- Guóyǔ '' (lang, zh-hant, literally national language) in Taiwan
- Huáyǔ '' (lan, zh, literally [Huaxia, Hua] in Singapore, Malaysia, Indonesia and the Philippines,
Linguists use the term "Mandarin" to refer to the various dialect groups used in northern and southwestern China, which the Chinese linguist called '' Guānhuà ''. Recorded in the material of the Yuan dynasty.

In linguistics as a member of the "Mandarin" or so-called Northern dialect, in a wider sense of Chinese social or cultural discourse. There is no common "Mandarin" identity based on language. And conversely, strong regional identity centers on individual dialects because of their wide geographic distribution and cultural diversity. Speakers of Chinese form other than standard usually refer to varieties they use with geographical name.
Mandarin is by far the largest of seven or ten Chinese dialect groups, with 70 percent of Chinese speakers and vast territories stretching from Yunnan in the southwest to Xinjiang to the northwest and Heilongjiang to the northeast.
                                                                                                                                                                 Arum suci blogg

’Mengangkat perpaduan budaya Indonesia dan Tionghoa’’.Melalui perangko

Edisi perangko Indonesia yang ber topic ‘’Mengangkat perpaduan budaya Indonesia dan Tionghoa’’.


Ras keturunan, suku, agama itu bukan penghalang seorang warga Indonesia untuk lebih mengenali sejarahnya dan bisa menelusuri bagaimana negeri ini berdiri. Dan kita tidak menutup mata saat Pemerintahan Soeharto, warga keturunan Tionghoa begitu disingkirkan dari panggung kehidupan negeri ini. Mereka tidak bisa menjadi abdi negara baik sipil maupun pemerintahan. ternyata warga keturunan China yang sering dipinggirkan keberadaannya oleh warga berpaham rasisme, memiliki andil atas kemajuan dan kejayaan negeri kita ini.oleh karena itu pada tahun 2013 , PT Pos Indonesia (Persero) mengeluarkan Edisi perangko Indonesiayang ber topic ‘’Mengangkat perpaduan budaya Indonesia dan Tionghoa’’. bertujuan akan kesadaran pemerintahn di Indonesia bahwa mayarakat tionghoa yang berda di Indonesia ialah sebagai masyarakat yang di akui tidak sepihak oleh sebab itu untuk Menyambut Tahun Baru Imlek 2564 , PT Pos Indonesia (Persero) serta  bekerja sama dengan Lembaga Indonesia China (LIC) menerbitkan desain perangko seri tahun ular. Perangko Seri Tahun Ular 2013 mengangkat perpaduan budaya Indonesia dan Tionghoa. 

"Penerbitan perangko edisi Imlek ini merupakan bentuk akulturasi budaya Indonesia dan Thionghoa Berikut  tiga desain perangko tersebut:



1. NAJA SPUTATRIX 
 Perangko ini menggambarkan ular kobra Indonesia atau Naja sputatrix, atau lebih dikenal dengan nama lokal ular sendok Jawa. Walaupun bukan termasuk ke dalam spesies yang terancam punah, jumlah spesies ini setiap tahunnya semakin berkurang akibat perdagangan kulit ular dan perdagangan ular ini sebagai hewan piaraan
2. NAGA SEBA

Ini perangko bermotif batik yang menggambarkan ular dan burung (sayap). Motif Naga Seba merupakan motif batik Keraton yang dipengaruhi oleh Hindu dan Islam. Seperti halnya Kereta Singa Barong dan Paksi Naga Liman. Naga Seba memadukan obyek ular dan sayap sebagai salah satu lambang Kesultanan Cirebon. 

3. DEWA RUCI
Cerita pewayangan yang sangat terkenal, "Dewa Ruci", pertarungan antara Bima dan seekor ular yang hidup di Samudra demi mendapatkan "kesempurnaan". 
                                                                                                                               Arum suci blogg

Monday, July 31, 2017

DINASTI SYAILENDRA DAN DINASTI SANJAYA , RAJA-RAJANYA SERTA PEMBUKTIANNYA


DINASTI  SYAILENDRA DAN DINASTI SANJAYA , RAJA-RAJANYA SERTA PEMBUKTIANNYA

MATARAM KUNO
Kerajaan Mataram Kuno terbagi menjadi dua dinasti yaitu Dinasti Sanjaya dan Dinasti Sailendera. Kedua Dinasti ini dibedakan berdasarkan agama yang dianut. Dinasti Sanjaya bercorak Hindu, sedang Sailendera bercorak Budha. Dinasti Syailendra yang beragama Buddha mengembangkan Kerajaan Mataram Lama yang dijahit di Jawa Tengah bagian selatan, sementara Dinasti Sanjaya yang beragama Hindu mengembangkan kerajaan yang diselenggarakan di Jawa Tengah bagian Utara.

DINASTI  SYAILENDRA
Wangsa Sailendra atau Syailendra (Śailendravamśa) adalah nama wangsa atau dinasti raja-raja yang berkuasa di Sriwijaya, pulau Sumatera; dan di Mdaŋ (Kerajaan Medang atau Kerajaan Mataram Kuno), Jawa Tengah sejak tahun 752. Sebagian besar raja-rajanya adalah penganut dan pelindung agama Buddha Mahayana.

nama Śailendravamsa dijumpai pertama kali di  Indonesia dalam prasasti Kalasan dari tahun 778 Masehi (Śailendragurubhis; Śailendrawańśatilakasya; Śailendrarajagurubhis). dalam prasasti Kelurak dari tahun 782 Masehi (Śailendrawańśatilakena), dalam prasasti Abhayagiriwihara dari tahun 792 Masehi (dharmmatuńgadewasyaśailendra), prasasti Sojomerto dari sekitar tahun 700 Masehi (selendranamah) dan prasasti Kayumwuńan dari tahun 824 Masehi (śailendrawańśatilaka). Di luar Indonesia nama ini ditemukan dalam prasasti Ligor dari tahun 775 Masehi dan prasasti Nalanda.

RAJA-RAJANYA
-        Sri Indrawarman            (752-775)
-        Wisnuwarman               (775-782)
-        Daranindra                   (782-812)
-        Samaratungga              (812-833)
-       Pramodhawardhani        (833-856)

DINASTI SANJAYA
Diketahui Sanjaya adalah penerus raja Jawa Sanna, menganut agama Hindu aliran Siwa, dan berkiblat ke Kunjarakunja di daerah India, dan mendirikan Shivalingga baru yang menunjukkan membangun pusat pemerintahan baru. Carita Parahyangan, Sanjaya digambarkan sebagai pangeran dari Galuh yang akhirnya berkuasa di Mataram. Ibu dari Sanjaya adalah Sanaha, cucu Ratu Shima dari Kerajaan Kalingga di Jepara.
 Ayah Sanjaya adalah Sena/Sanna/Bratasenawa, raja Galuh ketiga. Sena adalah putra Mandiminyak, raja Galuh kedua (702-709 M).  pada tahun 723, kekuasaan Sunda dan Galuh berada di tangan Sanjaya , Sunda dan Galuh bersatu kembali. Tahun 732, Sanjaya menyerahkan kekuasaan Sunda-Galuh kepada putranya . Di Kalingga, Sanjaya memegang kekuasaan selama 22 tahun (732-754), yang kemudian diganti oleh puteranya dari Déwi Sudiwara, yaitu Rakai Panangkaran. Secara garis besar kisah dari Carita Parahyangan ini sesuai dengan prasasti Canggal.

RAJA-RAJA PADA MASA DINASTI SANJAYA
-       Sanjaya      (732-754)
-       Rakai Panangkaran : Dyah Pancapana (syailendra)
-       Rakai Panunggalan
-       Rakai Warak
-       Rakai Garung
-       Rakai Patapan (8xx-838)
-        Rakai Pikatan (838-855), mendepak Dinasti Syailendra
-        Rakai Kayuwangi (855-885)
-       Dyah Tagwas (885)
-       Rakai Panumwangan Dyah Dewendra (885-887)
-       Rakai Gurunwangi Dyah Badra (887)
-        Rakai Watuhumalang (894-898)
-       Rakai Watukura Dyah Balitung (898-910)
-       Daksa (910-919) Tulodong (919-921)
-       Dyah Wawa (924-928)

-       Mpu Sindok (928-929), memindahkan pusat kerajaan ke Jawa Timur (Medang)


PEMBUKTIAN DENGAN DITEMUKANNYA PRASASTI-PRASASTI DAN CANDI-CANDI  :






                                                                                                                     Arum suci blogg

MENGINGAT BALI TEMPO DULU

SEJENAK MENGINGAT BALI TEMPO DULU
Sebelum masuk budaya modern dari Belanda dan Jepang, masyarakat Bali tidak pernah mengenal pakaian. Untuk kaum laki-laki menggunakan kamben seperti rok dan perempuan menutupi kaki dengan kamben, namun bertelanjang dada dan dengan cirikhas bunga kamboja yang disematkan pada rambut dan kuping.
https://arumsuci.blogspot.co.id/

https://arumsuci.blogspot.co.id/

https://arumsuci.blogspot.co.id/

 MENGINGAT BALI TEMPO DULU

MENGINGAT BALI TEMPO DULU
memang sudah biasa kala itu sebelum penjajah masuk dengan unsur modernitas mereka. Pelan-pelan masyarakat Bali mulai mengenal yang namanya pariwisata dan baju menjadi bagian dari aturan dalam berpakaian. Semakin banyaknya kapal-kapal pesiar menuju Bali dan singgah di bali . Ini terjadi pada abad ke-19 ketika pesona Bali mulai memikat para wisatawan dunia pada waktu itu yang pernah singgah di piulau bali pada waktu pelayaran mereka dalam berdagang .Dan dengan kependudukan Belanda di Buleleng pada tahun 1848 yang silam, mulailah muncul aturan baru.
 MENGINGAT BALI TEMPO DULU

  MENGINGAT BALI TEMPO DULU

 memang sudah biasa kala itu sebelum penjajah masuk dengan unsur modernitas mereka. Pelan-pelan masyarakat Bali mulai mengenal yang namanya pariwisata dan baju menjadi bagian dari aturan dalam berpakaian. Semakin banyaknya kapal-kapal pesiar menuju Bali dan singgah di bali . 



 
Ini terjadi pada abad ke-19 ketika pesona Bali mulai memikat para wisatawan dunia pada waktu itu yang pernah singgah di piulau bali pada waktu pelayaran mereka dalam berdagang .Dan dengan kependudukan Belanda di Buleleng pada tahun 1848 yang silam, mulailah muncul aturan baru.


 Pemuda-pemuda tanggung pun mulai merasa gengsi bila hanya memakai kain batik dan penutup kepala yang merupakan tradisi leluhur mereka. Ketika malam tiba, baik di Buleleng maupun Denpasar, pemuda urban akan melengkapi dirinya dengan satu set baju piyama, peci bergaya muslim, sandal, sepeda ontel, dan lampu senter. Tetapi mereka masih menyematkan bunga di telinga sebagai budaya Bali yang tidak bisa dipisahkan sampai sekarang.
                                                                                    Arum suci blogg

ungkapan kata-kata bijak dan pujian serta rayuan

ungkapan kata-kata bijak dan pujian serta rayuan

ucapan perkataa sehari-hari dalm kehidupan untuk membuat seseorang senag ialah tidak hanya kita menyenang kan fisik/lahir seseorang tersebut akan tetapi batin juga  kitaharus mebuat senang , apa lagi di saat orang atau eseorang yang dekat dengan kita lagi ellfil sama kita apa yang harus kita lakukan agar seseorang tersebut bisa terhibur hatinya , salah satu contoh untuk menghibur hati sese orang ialah dengan kata - kata manis dari mulut kita atau kata - kata bijak yang membuat si dia kembali ceria di bawah sedikit kata-kata bijak dan sedikit kata rayuan ... 















demikianlah kata- bijak atau kata - pujaan dan rayuan-rayuan mohon maaf karena mungkin kata - ini sudah umum .trima kasih
                                                                                                               Arum suci blogg

20 Bahasa kata sehari-hari di Surabaya, bahasa ngoko,

20 Bahasa kata sehari-hari di Surabaya, bahasa ngoko,

Siapaa yang gak tau kota Surabaya, yang di juluki dengan kota pahlawan, tapi tiap - tiap darah mepunyai cirri dank sudah ada apa lagi tentang bahasa sehari-hari, disini saya akan sedikit menggunakan bahasa sehari-hari bahasa indonesia bahasa ngoko ngoko, dan arti bahasa inggris Indonesia dan bahasa inggrisnya

   1. Aku = aku di kongkon ibu nang pasar
       kulo = kulo di kengken ibu sepuluh pasar
       Saya = saya di suruh ibu ke pasar
       Saya = saya berada di ibu pasar

   2. Awakmu = bangunlah kate nangndi
       Sampean = Sampean memiliki sepuluh pundi
        Kamu = Kamu mau ke mana
        Kamu = kemana kamu pergi

    3. Mangan = aku kate moleh mangan
        Dahar = kulo bade mantok dahar
        Makan = saya mau pulang makan
        Makan = Saya ingin pulang ke rumah untuk makan

    4. Ngombe = aku tolong jopokno ngombe
        Mimic = kolo tolong samoean pondotno meniru
        Saya minum
        Minum = Aku akan memberimu minum

    5. Kabeh = wes kok jopok kabeh ta duwi e
        Sedoyo = sampon sampean pondot sedoyo ta duwi te
          Semua = sudah kamu ambil semua apa duwitnya
          Semua = kamu telah mengambil semua uangnya

    6.  Arep = bangunlah arep jajan dotat ta
         Poron = sampean poron jajan donat iki ta
          Mau = ka, u mau kue donat apa tidak
          Mau = kamu mau kue donat apa tidak

    7. Tuku = aku kate tuku jerok nang pasar
        Tumbas = kulo pade tumbas jerok di pasar
        Beli = saya mau beli jerok di pasar
        Buy = Saya ingin membeli jeruk di pasaran

   8 . NJopok = aku akte njopok buku nang omahmu
        Pondot = kulo bade mondot buku sepuluh nggriyo sampean
        Ambil = saya mau ambil buku di rumah kamu
        Ambil = Saya ingin mengambil sebuah buku di rumah Anda

    9.  Ados = rudi koen wes ados ta dorong
         Siram = rudi sampean sampon siram nopo dereng
         Mandi = r udi kamu sudah mandi apabelom
         Mandi = r udi kamu punya mandi apabelom

    10. Nangndi = koen tak golei nangdi ae
          Tenpundi = sampean kulo padosi sepuluh pundi mawon
          Kemana = kamu aku cari kemana saja
          Dimana = kamu aku cari dimana saja

    11. Mari = pak lurah wes mari ta ole e rapat maeng
          Rampong = pak lurah smpon rampong ta rapate maeng
          Selesai = pak lurah tadi sudah selesai apa belom rapatnya
          Selesai = pak lurah sudah selesai apa belom meeting

     12. Moleh = bu dewi ewes moleh tekok pasarta
           Wangsol (mantok) = bu dewi sampon wangssol ta ole nang pasar
            Pulang = bu dewi sudah pulang dari pasar apa belom
            Pulang = Bu dewi sudah pulang dari pasar apa

     15. Sopo = sopo seng nggolei aku wengi jhon
           Sinten = sinten seng madosi kulo wenge jhon
           Siapa = Siapa yang mencari saya kemarin jhon
           Siapa = Siapa yang mencari saya kemarin jhon

     16. Nyelok = bangunlah lapo kok nyelok aku
           Timbali = bangunlah sayapi timbale pak lurah
           Panggil = nagapain kamu di panggil pak lurah kemaren
           Call = apa yang kamu panggil lurah kemarin

     17.  Apik = bangunlah apik ta ole e nggambar
            Sae = sampean sae ea gambarane
            Bagus = kamu bagus apa tidak sama dengan gambar
            Bagus = Anda baik apa yang tidak jika menggambar

     18. Jeneng = Jenenge sopo anak mu budi
           Nami = namine sinten yogo sampean pak budi
           Nama = nama siapa anak kamu pak budi
           Nama = nama siapa anak anda

     19. Gede = gede temen olehmu nggawe omah
           Ageng = ageng temen sampean lek nggawe graham
           Besar = Besarnya kamu bikin rumah
           Besar = sangat besar anda membuat rumah

      20. Turu. = Pak agos ole eturu wes suwe opo dorong
            Sare = pak guru sampon dangu nopo sare ne
            Tidur = pak guru sudah lama apa belom tidurnya tadi
            Tidur = Pak guru sudah lama tidur apa yang belum tidur tadi

                                                                                  Arum suci blog

Saturday, July 29, 2017

Natural attractions and historic attractions in surabaya

TUGU HEROES SURABAYA



TUGU HEROES SURABAYA
Surabaya is known as a hero city, Surabaya is also famous for the second largest tourist destination in Indonesia attracting thousands of people to visit the city of Surabaya. East Java - Indonesia
Along with the vibrant atmosphere, Surabaya makes the perfect place for a holiday with natural attractions as well as historical places.
Less afdol it seems if the road to Surabaya without visiting the Tugu Pahlawan. In a way, here is one of the city icons known as the City of Heroes.
This monument was established to commemorate the battle of 10 November 1945 arek-arek Suroboyo against the Allied forces at that time. And here you can explore the museum located in the area of this hero monument, which contains photographs of the documentation of the construction of Tugu Pahlawan.









- Operational hour:
07:00 to 15:00 pm (Tuesday-Friday), 7:00 to 12:00 pm (Saturday-Sunday)
- Address:
Jl. Heroes, Contong Square, Bubutan Surabaya, East Java, Indonesia



Suramadu National Bridge
Is a bridge across the Madura Strait, connecting Java Island (in Surabaya) and Madura Island Indonesia .. With a length of 5438 m, this bridge is the longest bridge in Indonesia today. And Suramadu Bridge consists of three parts, namely the causeway, the bridge approach, and the main bridge.
This bridge was officially opened by President Megawati Soekarnoputri on August 20, 2003 and inaugurated by President Susilo Bambang Yudhoyono on June 10, 2009.

Sanggar Agung Temple






Agung Konak Temple Temple, this pagoda is the place where Dewi Kwam Im shows herself.
This pagoda is very beautiful because it is located on the beach. However, pagoda located at Jalan Sukolilo 100, Ria Kenjeran Beach complex is indeed deliberately built near the beach and presents a beautiful panoramic view of the mangrove forest.

Sleeping Buddha Statue Trowulan

At first, the Sleeping Buddha statue was built for Buddhist worship. But over time, the place becomes a potential tourism object. "Because many come, in 2012 inaugurated as a tourist attraction,"

The history of the establishment of the sleeping Buddha statue originated from the hermitage of a monk named Viriyanadi Mahatera. In the semakinya semutinya the monk got a clue to establish a monastery. The monk finally struggled to get permission society.and the community also allow Until finally the sleeping Buddha statue was founded in 1989.bersamaan with the construction of the temple vihara










House of sampoerna



  Sampoerna Museum is a museum located in old Surabaya. A Dutch colonial-style building with 4 large pillars perched in front of the main building. A magnificent Dutch colonial-style building built around 1862. It is now a conserved historic site.
Originally this building is a son orphanage managed by the Dutch government. Then, this building was purchased by Liem Seeng Tee founder Sampoerna in 1932 and made the first place Sampoerna cigarette production.







To the House of Sampoerna which is located at Jl Taman Sampoerna 6, Surabaya. This is because it is located in the middle of Surabaya. In this museum complex consists of several buildings ..
The right building is used as a residence of Sampoerna Family. The left is used as a cafe and unique art gallery place. Right on the right side of Auditorium park parked luxury car output of English Rolls Royce which is used by Sampoerna Family.

Rumah Batik Surabaya



Batik Indonesia is a world-wide pantasa because of the uniqueness of scratches and patterns that it has. Each style and scratch describes art and culture in the area of origin of batik. In East Java alone each district has its own batik motif. And to keep the batik motif remains sustainable and introduce batik motifs that belong to him. One of them in East Java which is named Rumah Batik East Java or also called Rumah Batik Surabaya.












Home TimurDi Javanese batik batik home that was once located on Jl Tambak Subdistrict Hamlet Village Kapasari Tile, showing various motifs Surabaya in East Java, such as AREA Bangkalan, Sumenep, Surabaya, Sidoarjo, Ponorogo, Mojokerto, Bojonegoro, Tuban, and Jombang. In addition, visitors can meet with batik from Sampang, Trimming, Tulungangung, Pacitan, Banyuwangi, Lamongan, Malang, Batu, Jember and Kediri. Not only look at the motifs of each region in East Java, Visiter can buy joa of

Surabaya Youth Center






In 1950 the building was controlled by Military Ruler of East Java Province and as the executor of Military Ruler is KMKB Surabaya. On 12 December 1957 KKMB Surabaya commander handed over the De Simpangsche Societeit building to the Chairman of the Surabaya Municipal Local Government Council. Furthermore, the Local Government uses this building as a general meeting hall (for parties, meetings, seminars and exhibitions) and renames it with the Youth Hall. Department of Culture and Tourism of Surabaya in cooperation with Surabaya Tourism Promotional Board (STPB) to make the Youth Hall as a cultural heritage building. Surabaya Tourism Promotional Center (STIC) which is an information center for tourists is also located in the Hall of Youth. When the G30S / PKI happened in 1965, the Youth Hall witnessed the activities of youths who were members of the Youth Front. At that time the Youth Hall was used as the headquarters of Youth Front, KAMI and KAPPI.

Tretes Waterfall





This waterfall is located in Raden Soeryo Forest Park (Tahura) area on Mount Jurug Guah in Mount Anjasmoro complex (2277 m), where this area is a protected forest area that is still awake its authenticity and its natural beauty. Geologically this area is a rock of old quartz volcanoes. In this area there is a river flow which is a connection of the waterfall, so for the water needs in this area can be met well. The rainfall in this region is about 5,856 mm / year. While the average temperature is 24 ° C.





In the area of Tahura R. Soerjo there are still 3 more waterfalls, namely Gumandar Waterfall in Pasuruan, Puthuk Kursi Waterfall (Coban Cangar) and Twin Falls Watu Ondo in Mojokerto Regency.

                                                                                                                         Arum suci blogg