Showing posts with label RUMAH ADAT. Show all posts
Showing posts with label RUMAH ADAT. Show all posts

Wednesday, July 26, 2017

Rumah adat aceh . baju tradisional . tarian tradisional . pusaka tradisional dan lagu daerahnya.

RUMAH ADAT ACEH
Rumah adat aceh . baju tradisional . tarian tradisional . pusaka tradisional dan lagu daerahnya.
Rumoh Aceh bukan sekadar tempat hunian, tetapi merupakan ekspresi keyakinan terhadapTuhan dan adaptasi terhadap alam. Oleh karena itu, melalui Rumoh Aceh kita dapat melihat budaya, pola hidup, dan nilai-nilai yang diyakini oleh masyarakat Aceh. Adaptasi masyarakatAceh terhadap lingkungannya dapat dilihat dari bentuk Rumoh Aceh yang berbentuk  panggung, tiang penyangganya ang terbuat dari kayu pilihan, dindingnya dari papan, danatapnya dari rumbia. Pemanfaatan alam juga dapat dilihat ketika mereka hendak menggabungkan bagian-bagian rumah, mereka tidak menggunakan paku tetapi menggunakan pasak atau tali pengikat dari rotan. Walaupun hanya terbuat dari kayu, beratap daun rumbia,dan tidak menggunakan paku, Rumoh Aceh bisa bertahan hingga 200 tahun
Rumah Krong Bade adalah rumah adat dari Nanggroe Aceh Darussalam. 

RumahKrong Bade juga biasa dikenal dengan nama rumoh Aceh. Rumah ini mempunyai tangga depan yang digunakan bagi tamu atau orang yang tinggal untuk masuk di dalam rumah. Rumah ini bertiperumah panggung dengan 3 bagian utama dan 1 bagian tambahan. Tiga bagian utama dari rumah Aceh yaitu seuramoë keuë (serambi depan), seuramoë teungoh (serambi tengah) dan seuramoë likôt (serambi belakang).
Ruang Depan atau biasa disebut seuramoë keuë. Ruangan ini berfungsi sebagai ruang santai dan tempat berisirahat bagi seluruh anggota keluarga. Ruangan ini juga digunakan sebagai tempat menerima tamu.

Ruang Tengah atau biasa disebut seuramoë teungoh. Ruangan ini adalah ruang inti dari sebuah rumah adat Aceh (ruang inong) dan di tandai dengan lantai yang lebih tinggi dari ruang depan.  termasuk ruang inti, ruangan ini termasuk sangat privat. Para tamu yang datang tidak diijinkan untuk memasukinya. Fungsi dari kamar-kamar yang terdapat di ruang tengah ini antara lain sebagai tempat tidur kepala keluarga, kamar anak, ruangan kamar pengantin, serta sebagai ruang pemandian mayat ketika ada anggota keluarga yang meninggal dunia.

Ruang Belakang atau biasa disebut sebagai seurameo likot. Ruangan ini adalah ruangan yang berfungsi sebagai tempat makan, dapur, dan tempat bercengkrama bagi sesama anggota keluarga. Lantai ruangan ini biasanya lebih rendah dibanding lantai rangan tengah. Sama seperti ruang depan, ruang belakang juga tidak memiliki kamar-kamar.

Rumah adat aceh . baju tradisional . tarian tradisional . pusaka tradisional dan lagu daerahnya.

Rumah adat aceh . baju tradisional . tarian tradisional . pusaka tradisional dan lagu daerahnya.

Rumah adat aceh . baju tradisional . tarian tradisional . pusaka tradisional dan lagu daerahnya.

Rumah adat aceh . baju tradisional . tarian tradisional . pusaka tradisional dan lagu daerahnya.

Rumah adat aceh . baju tradisional . tarian tradisional . pusaka tradisional dan lagu daerahnya.

Baju Adat Aceh

Nangroe Aceh Darussalam (NAD) adalah salah satu provinsi di Indonesia yang terletak di ujung barat pulau Sumatera. Provinsi ini mendapat julukan serambi mekah karena adat kebudayaannya yang sangat dipengaruhi oleh kebudayaan Islam dari jazirah Arab. Salah satu budaya dalam adat Nangroe Aceh Darussalam yang bernafaskan budaya Islam misalnya dapat kita temukan pada gaya berpakaiannya.

berikut  tentang Pakaian adat provinsi aceh
BAJU ADAT TRADISIONAL PRIA ACEH :

Busana laki – laki  BAJE MEUKASAH atau baju jas leher tertutup. Terdapat sulaman keemasan di bagaian krah baju. dilengkapi celana panjang yang disebut CEKAK MUSANG. Kain sarung (IJA LAMGUGAP) dilipat di pinggang Kain sarung ini terbuat dari sutra yang disongket. Sebilah rencong atau SIWAH berkepala emas / perak dan berhiaskan permata diselipkan di ikat pinggang. Bagian kepala ditutupi kopiah yang disebut MAKUTUP. Tutup kepala ini dililit oleh TANGKULOK atau TOMPOK dari emas. TANGKULOK ini terbuat dari kain tenunan. Dan warna juga berpengaruh untuk pakaian adat aceh.


Warna pakaian adat Aceh untuk kaum pria adalah hitam. Warna hitam menggambarkan kebesaran. Saat seorang warga Aceh menggunakan pakaian adat berwarna hitam tersebut, maka orang tersebut dianggap sedang menggunakan pakaian kebesaran. Berbeda sekali dengan di daerah atau negara lain. Warna hitam digunakan dalam suasana berkabung.Dalam acara-acara khusus seperti acara adat atau perkawinan, setiap laki-laki Aceh harus menggunakan pakaian dengan warna hitam baik baju atau celana. Tidak boleh menggunakan pakaian dengan warna yang lain. 
Untuk perempuan warna yang digunakan lebih cerah seperti merah, hijau, kuning atau lainnya. Namun warna celana yang digunakan tetap berwarna hitam. pada zaman sekarang, sudah banyak terjadi modifikasi sehingga warna celana untuk kelengkapan pakaian wanita  kadang bukan lagi hitam.

TOMPOK ialah hiasan bintang persegi 8, bertingkat, dan terbuat dari logam mulia BAJU ADAT WANITA ACEH Wanita mengenakan baju kurung berlengan panjang hingga sepinggul. Celana cekak musang dan sarung (IJA PINGGANG) bercorak yang dilipat sampai lutut. Corak pada sarung ini bersulam emas.
Asesoris yang  dipakai : kalung (KULA.) hiasan lain seperti : Gelang tangan, Gelang kaki, Anting, dan ikat pinggang (PENDING) berwarna emas. Bagian rembut ditarik ke atas membentuk sanggul kecil dengan hiasan kecil bercorak bunga. Pakaian adat aceh tampil dalam beragam variasi menurut tingkat kedudukannya .
diantaranya adalah pakaian :
1. Ulee Balang, busana untuk para raja beserta keluarganya
2. Ulee Balang busana untuk Cut dan para Ulama
3. Patut-patut (pejabat negara), pakaian untuk para tokoh masyarakat cerdik pandai
4. Rakyat jelata Busana adat Aceh yang menonjol sekarang ini adalah yang pakaian adat tradisional yang    dikenakan pada saat ada upacara adat perkawinan,
TRARIAN Tradisional yang Berasal Dari Aceh 
Rumah adat aceh . baju tradisional . tarian tradisional . pusaka tradisional dan lagu daerahnya.
 -Tari Saman adalah sebuah tarian Suku Gayo yang biasa ditampilkan untuk merayakan peristiwa-peristiwa penting dalam adat. Syair dalam tarian samanmempergunakan Bahasa Gayo. Selain itu biasanyatarian ini juga ditampilkan untuk merayakan kelahiran Nabi Muhammad SAW.
TRARIAN Tradisional yang Berasal Dari Aceh 
Rumah adat aceh . baju tradisional . tarian tradisional . pusaka tradisional dan lagu daerahnya.

 -Tari Laweut Aceh. Tari Laweut. ... Tarian tradisional selanjutnya adalah tari laweut, kata ‘laweut’ berasal dari shalawat atau pujian pada Nabi Muhammad SAW. Tarian ini berasal dari Kab. Pidie, Aceh. Dulunya tarian ini disebut tari seudati.
Tarian ini, biasanya ditarikan oleh 8 orang wanita dan 1 penyanyi. Syair-syairnya yang dilantunkan berupa ayat-ayat Islam atau dakwahan. Gerakan dalam tarian ini, hampir sama dengan tari saman.
Rumah adat aceh . baju tradisional . tarian tradisional . pusaka tradisional dan lagu daerahnya.

MAKNA PUSAKA TRADISIONAL ACEH
Rencong termasuk dalam kategori dagger atau belati (bukan pisau atau pedang).
Rencong selain simbol kebesaran para bangsawan, merupakan lambang keberanian para pejuang dan rakyat Aceh di masa perjuangan. Keberadaan rencong sebagai simbol keberanian dan kepahlawanan masyarakat Aceh terlihat bahwa hampir setiap pejuang Aceh, membekali dirinya dengan rencong sebagai alat pertahanan diri.

Lirik Lagu Burung Kakatua , lagu daerah aceh


Burung kakaktua
hinggap di jendela
Nenek sudah tua
giginya tinggal dua

Trek-dung … trek-dung …
Trek-dung tra-la-la
Trek-dung … trek-dung …
Trek-dung tra-la-la

Trek-dung … trek-dung …
Trek-dung tra-la-la
Burung kakaktua

Makna Lagu Burung Kakatua

Menceritakan ke indahan burung kakak tua dan burung yang hinggap di cendela

                                                                        Arum suci blogg

Monday, July 24, 2017

Rumah adat bali , 10 tarian Bali dan 4 Pakaian Adat balli .

Rumah adat bali , 10 tarian Bali dan 4 Pakaian Adat balli .

Gapura Candi Bentar
Rumah adat Bali identik dengan sebutan Gapura Candi Bentar. Gapura Candi Bentar terdiri dari dua bangunan candi yang memiliki bentuk identik dan diletakkan sejajar. biasanya merupakan pintu masuk utama suatu Pura atau tempat ibadah umat Hindu di Bali
gapura biasanya terdapat berbagai patung sebagai lambang dari adat budaya Bali. Bangunan ini juga memiliki julukan gerbang terbelah, karena bentuk bangunannya seolah menggambarkan satu bangunan candi yang dibelah menjadi dua. 
Ada beberapa ruangan yang memiliki fungsinya masing-masing.
PanginjengKarang. Ruangan ini merupakan tempat untuk memuja yang menjaga pekarangan.
BaleManten. Ruangan ini merupakan tempat untuk tidur kepala keluarga, anak gadis dan tempat menyimpan barang-barang berharga.
 Bale Gede atau Bale Adat. Ruangan ini merupakan tempat untuk upacara lingkaran hidup.
Bale Dauh. Ruangan ini merupakan tempat untuk bekerja, digelarnya pertemuan, dan tempat tidur anak laki-laki.
Paon. Ruangan ini merupakan dapur yang digunakan sebagai tempat memasak
 Lumbung. Ruangan ini merupakan tempat untuk penyimpanan makanan pokok, seperti padi dan hasil bumi lainnya.


Rumah adat bali , 10 tarian Bali dan 4 Pakaian Adat balli .
1. Tari pendet merupakan berdasarkan beberapa catatan yang ada, menyetujui bahwa tahun 1950 adalah tahun kelahiran tari Pendet. Tidak hanya saat menyambut tamu-tamu penting, dalam setiap pertunjukan tari-tarian Bali, tarian ini selalu dijadikan sebagian tarian pembuka.

Jenis tarian penyambutan ini dibawakan oleh sekelompok remaja putri yang masing-masing membawa mangkok perak yang berisi bunga warna-warni , tarian selamat datang ini yang paling tua di Pulau Bali. 
Pada awalnya, Tari Pendet dipakai sebagai pelengkap upacara piodalan di pura-pura atau tempat suci keluarga, sebagai lambang rasa syukur, hormat, dan sukacita saat menyambut kehadiran para dewata yang turun dari khayangan



Rumah adat bali , 10 tarian Bali dan 4 Pakaian Adat balli .
2. Tari Legong
Tari Legong merupakan tari Bali dengan gerak tari yang terikat oleh gamelan yang mengiringinya yakni Gamelan Semar Pagulingan. Tarian yang selalu dilengkapi dengan kipas sebagai alat bantu. pada mulanya dikembangkan di keraton-keraton Bali pada abad ke-19.


Rumah adat bali , 10 tarian Bali dan 4 Pakaian Adat balli .
3. Tari Rejan
Tarian ini wajib dilakukan oleh penari yang masih gadis atau perawan dimana ditarikan secara berkelompok. Dalam menyajikan tarian terdapat juga seorang pemangku adat dimana pemangku tersebut akan memberikan seutas benang yang wajib dipegang oleh para penari.
Selama memegang seutas benang tersebut penari wajib menari secara indah dan teratur. Dan Gamelan yang mengiringi tarian menggunakan Gamelan Semar Panggulingan memang dikhususkan  karena gamelan ini memang di sakralkan . Dan Tari ini memang menghormati tentang kesucian yang dimiliki oleh seorang wanita.
Rumah adat bali , 10 tarian Bali dan 4 Pakaian Adat balli .
4. Tari topeng
Tarian ini dinamakan Tari Topeng karena memang seni pertunjukkan tari ini menggunakan topeng yang wajib dikenakan oleh si penari. Tarian ini biasanya dilakukan oleh penari tunggal atau sekelompok penari laki-laki dalam upacara besar. Tari topeng ada dua jenis yakni Tari Topeng Pajegan dan tari Topeng Wali. Tari topeng pajegan merupakan tarian suci yang ditarikan saat ada upacara tertentu. Sedangkan, tari topeng wali merupakan tarian untuk menghibur dan biasanya bercerita tentang kisah-kisah lama Bali kerajaan tradisional. Keluwesan gerakan tarian juga wajib seirama dengan karakter topeng yang dikenakan, karena topeng yang dipakai memiliki karakter tersendiri. 

Rumah adat bali , 10 tarian Bali dan 4 Pakaian Adat balli .
5. Tari Kecak
Tari Kecak diciptakan pada tahun 1930-an dan merupakan tarian yang kebanyakan dimainkan oleh laki-laki. Tari Bali ini menggambarkan barisan kera membantu Rama melawan Rahwana. Para penari yang duduk melingkar tersebut mengenakan kain kotak-kotak seperti papan catur melingkari pinggang mereka sebagai pasukan kera. Karena kisahnya diambil dari cerita Ramayana maka ada penari lain yang memerankan Rama, Shinta, Rahwana, Hanoman, dan Sugriwa.
ng ditarikan saat ada upacara tertentu. Sedangkan, tari topeng wali merupakan tarian untuk menghibur dan biasanya bercerita tentang kisah-kisah lama Bali kerajaan tradisional. Keluwesan gerakan tarian juga wajib seirama dengan karakter topeng yang dikenakan, karena topeng yang dipakai memiliki karakter tersendiri. 

Rumah adat bali , 10 tarian Bali dan 4 Pakaian Adat balli .

6. Tari Barong
Tari Barong merupakan tarian yang menggambarkan pertarungan antara kebajikan dan kebatilan. Wujud kebajikan diperankan oleh Barong (penari dengan kostum binatang berkaki empat), sementara wujud kebatilan dimainkan oleh Rangda (sosok yang menyeramkan dengan dua taring runcing di mulutnya).
g ditarikan saat ada upacara tertentu. Sedangkan, tari topeng wali merupakan tarian untuk menghibur dan biasanya bercerita tentang kisah-kisah lama Bali kerajaan tradisional. Keluwesan gerakan tarian juga wajib seirama dengan karakter topeng yang dikenakan, karena topeng yang dipakai memiliki karakter tersendiri. 

Rumah adat bali , 10 tarian Bali dan 4 Pakaian Adat balli .

7. Tari Baris
Tari Baris merupakan tarian sakral sebagai pelengkap di suatu upacara keagamaan. Tari Baris merupakan tarian kepahlawanan untuk membuktikan kedewasaan seseorang dalam segi jasmani. dengan mempertunjukkan kemahiran dalam olah keprajuritan yang biasanya disertai dengan kemahiran dalam memainkan senjata perang

Rumah adat bali , 10 tarian Bali dan 4 Pakaian Adat balli .
8. Tari Janger
Tarian ini merupakan tari yang menggambarkan pergaulan muda – mudi dalam tatanan tradisonal masyarakat Bali.Tari Janger ini dibawakan oleh 10 penari yang terdiri dari laki – laki dan perempuan dimana mereka akan menari bersama dalam indahnya ritme gamelan, dan sambil melakukan tarian mereka wajib menyanyikan lagu Janger secara bersahut – sahutan sehingga keseruan tarian akan muncul.
Rumah adat bali , 10 tarian Bali dan 4 Pakaian Adat balli .
9. Tari Panyembrama
Tari yang diciptakan oleh seniman I Nyoman Kaler merupakan tarian penyambutan tamu, yang biasanya tamu istimewa. Tarian ini dipentaskan oleh penari-penari wanita secara berkelompok. Gerak tari ini yang melukiskan keramahan serta penghormatan. Ini dilukiskan pada saat bunga-bunga yang ditaburkan penari melambangkan ungkapan selamat datang kepada para tamu dengan gerakan yang penuh kehangatan, kegembiraan, dan penghormatan.

Rumah adat bali , 10 tarian Bali dan 4 Pakaian Adat balli .

Tari sanghyang merupakan tarian sakral yang berfungsi sebagai pelengkap upacara untuk mengusir wabah penyakit yang sedang melanda suatu desa atau daerah. dalam kesenian ini, pemainnya akan mengalami trance pada saat pementasan. Dalam keadaan seperti inilah mereka menari-nari,Dan kadang-kadang di atas bara api dan selanjutnya berkeliling desa untuk mengusir wabah penyakit. Biasanya pertunjukan ini dilakukan pada malam hari sampai tengah malam.

Rumah adat bali , 10 tarian Bali dan 4 Pakaian Adat balli .

 . Baju Adat Bali  Payas Agung

Payas Agung adalah baju adat lengkap dan mewah yang biasanya digunakan oleh Pengantin Bali. Pakaian adat busana Bali memiliki arti keindahan bagi sang pemakainya. Saat melakukan pernikahan digunakan pakaian Payas Agung dengan warna yang cerah dan menawan yang mencirikan kebahagian, kegembiraan bagi kedua calon mempelai.
Payas gede/ agung : dipergunakan oleh manggala/ pangarep yang diupacarakan di dalam pelaksanaan upacara manusa yadnya yang dianggap utama, dan sebagai Yajamana pada upacara yang lain. 

Rumah adat bali , 10 tarian Bali dan 4 Pakaian Adat balli .

. Baju Adat Bali Payas Jangkep


Baju adat Bali Payas Jangkep yaitu baju adat yang lengkap.baju bali pria ini terdiri atas Destar, Kuaca (baju kemeja, lengan pendek, lengan panjang, jas), Kampuh + umpal, Wastra + lembaran, Sabuk, Alas kaki, Keris
Sedangkan payas jangkep yang digunakan wanita antara lain : Gelung biasa / sanggul (rambut ditata sesuai perhiasannya, baju / kebaya, sesenteng, Wastra, Sabuk / stagen, alas kaki .
Busana jangkep/ lengkap : dipergunakan di dalam upacara yadnya dan di dalam hubungan hormat menghormati.

Rumah adat bali , 10 tarian Bali dan 4 Pakaian Adat balli .

                    . Baju Adat Bali Payas Madya

Baju Bali Pria Madya / sedang, baju bali pria ini biasanya terdiri dari Baju, Kampuh + umpal, Kain panjang, Sabuk, Alas dan bisa juga terdiri atas Destar, Selempot, Kain panjang, Sabuk, Alas kaki

untuk wanita, komposisi payas madya antara lain : 1. Baju / kebaya 2. Kain / wastra 3. Sesenteng 4. Sabuk / stagen 5. Alas kaki.
Busana madya/ sedang dan busana alit/ sederhana: dipergunakan untuk/ di dalam suasana kesopanan dan kerja.
Rumah adat bali , 10 tarian Bali dan 4 Pakaian Adat balli .

4. Baju Adat Bali Payas Alit

Baju Bali Pria Alit biasaya baju bali pria ini terdiri atas Baju, Selempot, Wastra, Sabuk, Alas kaki
Sedangkan payas alit yang digunakan oleh wanita biasanya terdiri dari : Baju (tidak harus kebaya), Kain, Sesenteng, Sabuk / stagen, dan alas kaki
Bagi wanita kalau tidak memakai baju, harus memakai sesenteng.
Catatan : tidak di wajibkan bagi anak yang masih di bawah umur UNTUK BAJU ADAT INI .
                                                                                                                         Arum suci blogg

Sunday, July 23, 2017

Rumah adat suku lombok ( BALE ) , Tarian , baju adat , senjata pusaka suku LOMBOK , lengkap beserta makna yang terkandung di dalamnya .

Rumah adat suku lombok ( BALE )

Bale adalah rumah adat dari suku Sasak yang berada di Lombok Tengah. Suku sasak memiliki aturan-aturan untuk membangun rumah, yaitu memilih waktu membangun dan juga lokasi pembangunan karena mereka mempercayai jika tidak mengikuti aturan akan mendapat nasib buruk saat menempati rumah. 
Rumah adat suku Sasak  terdiri dari berbagai macam Bale yang semuanya beratap jerami atau alang –alang dan memiliki fungsi tersendiri, diantaranya :

 Bale Lumbung, Bale lumbung ditetapkan sebagai ciri khas rumah adat suku sasak dari pulau Lombok. Hal ini disebabkan bentuknya yang sangat unik dan menarik yaitu berupa rumah panggung dengan ujung atap yang runcing kemudian melebar sedikit lalu lurus ke bawah dan bagian bawahnya melebar kembali 

Bale Tani, Rumah ini dihuni oleh suku Sasak yang memiliki pekerjaan sebagai petani. Bale Tani ini memiliki satu pintu masuk yang kecil dan tanpa jendela. Ruangan pada Bale Tani terdiri dari Bale Luar atau disebut juga Sesangkok (serambi) yang digunakan sebagai tempat menerima tamu dan kamar tidur dan juga Bale Dalam yang terbagi lagi menjadi Dalem Bale (kamar) dan Pawon (dapur). Dalem Bale ini khusus digunakan oleh anggota keluarga perempuan, diantaranya tempat menaruh harta berharga, ruang tidur anak gadis, ruang persalinan, dan ruang menaruh jenazah sebelum dikuburkan. Pada dapur terdapat dua tungku untuk memasak yang menempel pada lantai dan sempare yaitu wadah untuk menaruh bahan pangan dan peralatan dapur yang terbuat dari bambu.

Bale Jajar, Bale jajar adalah tempat hunian suku sasak dengan ekonomi menegah ke atas. Bentuknya serupa dengan Bale Tani, perbedaannya terletak pada ruang Dalem Bale yang lebih banyak. Bale Jajar memiliki dua Dalem Bale dan satu serambi (sesangkok) dan ditandai dengan adanya sambi yaitu tempat penyimpanan bahan makanan dan keperluan rumah tangga. 

Berugag Sekepat, , Berugaq sekepat berbentuk seperti saung, yaitu berupa panggung tanpa dinding, beratap alang – alang dan ditopang oleh empat tiang bambu membentuk segi empat. Sekepat ini biasa digunakan untuk menerima tamu karena tradisi sasak tidak menerima sembarang orang ke dalam rumah. Bila pemilik rumah memiliki anak perempuan, sekepat dapat digunakan untuk menerima pemuda yang datang midang (melamar).

Berugag Sekenam Sekenam memiliki  tiang  sebanyak enam buah dan berada di bagian belakang rumah. digunakan sebagai tempat kegiatan belajar mengajar tata krama, nilai-nilai budaya dan sebagai tempat pertemuan keluarga.

Bale Bonder atau disebut juga Gedeng Pengukuhan memiliki design segi empat bujur sangkar dan ditopang oleh tiang dengan jumlah minimum 9 tiang dan maksimum 18 tiang. Bale Bonder biasanya dihuni oleh pejabat desa atau dusun dan terletak di tengah pemukiman. Fungsinya yaitu sebagai tempat persidangan adat, seperti tempat diselesaikannya kasus pelanggaran hukum adat. Selain itu Bale Bonder digunakan sebagai tempat menaruh benda-benda bersejarah atau pusaka warisan keluarga. 

Bale Beleq Bencingah, Bale beleq diperuntukkan sebagai tempat kegiatan besar Kerajaan sehingga sering juga disebut “Bencingah.”  diantaranya pelantikan pejabat kerajaan, pengukuhan putra mahkota kerajaan dan para Kiai penghulu kerajaan, tempat penyimpanan benda pusaka kerajaan,

Bale Tajuk,. Bale Tajuk adalah sarana pendukung bagi rumah yang memiliki keluarga besar. Tempat ini digunakan sebagai tempat pertemuan keluarga besar dan pelatihan macapat takepan

Bale Gunung Rate, Bale Gunung Rate dan bale Balaq merupakan jenis hunian yang didirikan pada daerah dengan kondisi geografis tertentu. 
Bale Balaq bale Balaq didirikan berupa rumah panggung untuk menghindari bencana banjir.


Bale Kodongn   bale Kodong memiliki ukurann yang sangat kecil dan rendah,  tingginya kira – kira seukuran orang dewasa. Bale ini umumnya digunakan oleh orang lanjut usia yang tinggal bersama cucu-cucunya atau tempai para pengantin baru.

Tarian suku Lombok
Tarian Sasak Oncer
Tarian Sasak ROnce Kata ROnce berasal dari kata “Ngoncer” yang artinya berenang. Tari ini dinamakan demikian karena gerakan pokok tarian ini diambil dari gerakan ikan sepat yang berenang.Dalam bahasa Sasak disebut pepait ngoncer (ikan sepat berenang). Tari oncer sangat erat hubungannya dengan gamelan Gendang Beleq.
         Tari oncer adalah ciptaan Lain Muhammad Tahir dari desa Puyung Lombok Tengah pada tahun 1960. Tarian Oncer ciptaan Lalu Muhammad Tahir ini merupakan tarian bersama yang terdiri atas tiga kelompok, yaitu enam atau delapan orang pembawa kenceng disebut penari kenceng, dua orang pembawa gendang disebut penari gendang, dan sate orang pembawa petuk disebut penari petuk. Masing-masing kelompok membawakan gerakannya sendiri-sendiri.

Tarian suku Lombok
Tari Rudat
Tari Rudat adalah sebuah tari tradisional yang masih banyak terdapat di Pulau Lombok. Dibawakan oleh 13 penari yang berdandan mirip prajurit. Berbaju lengan panjang warna kuning, celana sebatas lutut warna biru, berkopiah panjang mirip Aladin warna merah yang dililit kain warna putih atau biasa disebut tarbus. Mereka dipimpin oleh seorang komandan yang mengenakan kopiah mirip mahkota, lengkap dengan pedang di tangan. Biasanya tarian ini dibawakan pada saat upacara khitanan, katam Al Quran, Maulid Nabi peringatan Isra Mi’raj, dan peringatan hari-hari besar Islam lainnya.Tari Rudat ditarikan sambil menyanyi dengan lagu yang melodi dan iramanya seperti lagu melayu. Syairnya ada yang berbahasa Arab dan ada pula yang berbahasa Indonesia.

Tarian suku Lombok
Tari Gandrung Lombok
Tari Gandrung Lombok Seperti yang dikatakan di atas, Tari Gandrung Lombok ini awalnya dipertunjukan sebagai bagian hiburan para prajurit saat pulang dari medan perang. Namun seiring dengan perkembangan jaman, tarian ini kemudian menjadi tradisi bagi masyarakat di sana. Selain sebagai hiburan, tarian ini juga memiliki nilai seni dan nilai historis di dalamnya.

Tari Gandrung.Gandrung dalam pemahaman masyarakat Lombok, khususnya masyarakat Sasak adalah nama sebuah pertunjukan yang dilakukan seorang penari wanita yang diiringi seperangkat gamelan (sabarungan dalam istilah suku Sasak), puisi, dan nyanyian (dalam bahasa suku Sasak disebut lelakaq, sandaran) (R. Diyah Larasati, 1996:16). Pertunjukan Gandrung ini dilakukan dalam perayaan desa setelah masa panen padi. Gandrung menunjukkan suka cita dan harapan bersama masyarakat Sasak.

Pakaian adat suku Lombok
Lambung dan Pegon

Lambung dan Pegon. 
Pakaian adat Lambung untuk Wanita
Pakaian adat lambung adalah pakaian adat NTB yang digunakan khusus untuk wanita saat menyambut tamu dan dalam upacara adat mendakin atau nyongkol. Pakaian ini berupa baju hitam dengan kerah bentuk huruf “V”, tidak berlengan, dan berhias manik-manik di tepi jahitan.
bawahannya, digunakan kain panjang yang dibalut ke pinggang. Kain tersebut diberi motif bordir kotak atau segitiga di bagian tepinya. Untuk menguatkan balutan kain, digunakan sebuah sabuk anteng atau ikat pinggang berupa kain.

Pakaian adat Pegon untuk Pria
baju pegon khusus dikenakan oleh para pria. Baju ini dipercaya merupakan hasil adaptasi kebudayaan Eropa dan Jawa yang terbawa ke NTB di masa silam. Bentuknya berupa jas hitam sama seperti jas biasa. Sementara untuk bawahannya, digunakan wiron atau cute yaitu bati bermotif nangka dari bahan kain pelung hitam. 
ada beberapa aksesoris lain yang digunakan untuk melengkapi keindahan pakaian Aksesoris tersebut antara lain ikat kepala bernama capuq yang bentuknya mirip udeng khas bali, ikat pinggang bernama leang yang berupa kain songket bersulam benang emas, dan keris yang diselipkan di samping atau di belakang ikat pinggan. Selain itu, khusus untuk para pemangku adat dikenakan juga selendang umbak berwarna putih, merah, hitam.




Lirik Lagu “KADAN NONGAK”

(LOMBOK)
Kadan nongak le’ kesambi’
Benang kata’ setekilan
Ado dende
Tajah onya’ de’ ne mati’
Payu sala’ kejarian
Ado dende
Mun Cempake si’ kembang sonda’
Sa’ sengake jari sahaba'
Ado dende

Kadan Nongak  merupakan lagu daerah yang berasal dari suku sasak di daerah Pulau Lombok. Lagu ini merupakan bentuk syair nasehat yang kerap menjadi didikan terhadap anak-anak di tingkat sekolah dasar.
berawal ketika seorang anak gadis (berasal dari keluarga Kerajaan Selaparang di pulau Lombok) yang tidak mendengar kata-kata kakaknya (beliau adalah seorang pangeran) sehingga mendapat ganjaran atas kesalahan yang diperbuatnya sehingga ibunya yang dilanda rasa iba dengan perilaku anaknya mencoba menasehati sang buah hati dengan cara menyairkannya.
Lagu ini kemudian menjadi sangat populer beriring dengan tobatnya sang Anak dan membudaya di masyarakat Lombok. Kini lagu tersebut telah menjadi salah satu lagu daerah di lombok

senjata pusaka suku LOMBOK


Tulup yaitu  senjata tradisional berburu Suku Sasak, Lombok, Nusa Tenggara Barat. Tulup terbuat dari kayu meranti yang dilubangi, berpeluru potongan-potongan seperti lidi dari pelepah pohon enau yang berupa seperti mata panah yang dimaksud ancar. Mata ancar umumnya diolesi toksin dari getah pohon tatar.                                                  by . arum suci blogg