Showing posts with label BAJU ADAT DAN LAGU DAERAHNYA. Show all posts
Showing posts with label BAJU ADAT DAN LAGU DAERAHNYA. Show all posts

Wednesday, July 26, 2017

17 tradisi di beberapa daerah di jawa UPACARA-UPACARA ADAT DI JAWA

17 tradisi di beberapa daerah di jawa UPACARA-UPACARA ADAT DI JAWA
19 tradisi di beberapa daerah di jawa
UPACARA-UPACARA ADAT DI JAWA
 Adat istiadat adalah sebuah kebudayaan yang sudah menjadi tradisi pada setiap masyarakat yang sudah menjadi ketentuan daerah tersebut. Upacara adat Jawa yang pertama adalah kenduren atau selametan. Upacara ini dilakukan secara turun temurun sebagai peringatan doa bersama yang dipimpin tetua adat atau tokoh agama.
Adapun cara atau upacara-upacara adat jawa sepertidi bawah berikut :

1. RuwahDesa ( pada bulan ruwah hitungan jawa )
RUAH DESA ini biasanya Di adakan tiap tahun sekali pelaksanaannya yang seing di lakukan bulan ruwah dan sebelum bulan puasa yaitu tujuan acara ruwah desa ini adalah untuk menginggat dan mendoakan nenek moyang yang telah mendirikan desa atau kampung tersebut  selain itu  mendoakan untuk keselamatan bersama yang tinggal di kampong atau yang tinggal di desa tersebut .

Dan pada bulan itu biasanya di adakan acara hiburan di tempat daerah yang di anggap keramat tersebut atau di adakan acar arak-arakan keliling desa (karnafal) dan tempat hiburan ialah tampat yang di jadikat tempat selamatan ( tempat berlangsunya acara ruah desa )

2. UPACARA ADAT  KASADA, SUKU TENGGER
Bagi masyarakat Suku Tengger, Upacara adat adalah salah satu wujud rasa syukur masyarakat Tengger kepada tuhan.  Ada banyak upacara adat di masyarakat Tengger yang memiliku tujuan bermacam-macam diantaranya meminta berkah, menjauhkan malapetaka, wujud syukur atas karunia yang diberikan tuhan kepada masyarakat Tengger.

Salah satunya adalah upacara adat Kasada.Upacara ini adalah upacara untuk memperingati pengorbanan seorang Raden Kusuma anak Jaka Seger dan lara Anteng. Selain itu upacara ini dilaksanakan oleh masyarakat tengger untuk meminta keselematan dan berkah. Upacara ini dilaksanakan padat tanggal 14 s.d. 16 bulan Kasada atau saat bulan purnama tampak di langit secara utuh setiap setahun sekali.Pada saat upacara ini berlangsung masyarakat suku tengger berkumpul dengan membawa hasil bumi, ternak peliharaan dan ayam sebagai sesaji yang disimpan dalam tempat yang bernama ongkek. Pada saat sudah mencapai di kawah gunung Bromo, seluruh sesaji tersebut dilemparkan ke tempat tersebut.

Upacara ini bertujuan untuk menjaga keselamatan para nelayan dari ganasnya ombak pantai selatan serta memohon berkah dengan cara mempersembahkan upeti kepada penguasa gaib sesuai dengan kepercayaan masyarakat setempat.meskipun dulunya tidak sebesar sekarang Dan Pada saat puncak acara yang disebut dengan labuh atau larung, aneka sesaji berupa makanan lezat serta berbagai hidangan sakral lainnya diceburkan ke laut. Biasanya labuh ini dilaksanakan pada pertengahan bulan maulud.

Upacara tedhak siten diadakan karena adanya kepercayaan sementara orang bahwa tanah mempunyai kekuatan gaib, di- samping itu adanya kepercayaan bahwa tanah dijaga oleh Bethara Kala. Oleh karena itu si anak perlu dikenalkan kepa­da Bathara Kala sipenjaga tanah, melalui upacara yang disebut tedhak siten, agar Bathara Kala tidak marah. Sebab apabila Bathara Kala marah, akan menimbulkan suatu bencana bagi si- anak itu.
Ada ketentuan hari untuk melaksanakan upacara tedhak siten ini biasanya disesuaikan dengan weton (hari lahir) si anak Adapun.

Jembangan (bak mandi) yang diisi dengan air bunga se­taman. Sangkar ayam (kurungan : Jawa).
Benda-benda yang diletakkan dalam kurungan, dianta- ranya : padi, kapas, alat-alat tulis dan bokor yang berisi beras kuning Tikar yang masih baru sebagai alas kurungan. Tangga yang terbuat dari tebu.uadah (nasi ketan yang telah dilumatkan), juadah ini terdiri dari tujuh warna : merah/putih, hitam, biru, kuning, ungu dan merah jambu.Sajian untuk kenduri yang terdiri dari nasi tumpeng panggang ayam dan lauk-pauknya kulupan. Disamping itu juga dilengkapi dengan jajan pasar, bubur merah, bubur putih dan bubur sengkolo.

5. UPACARA SEBLANG BANYUWANGI JAWA TIMUR
Ritual Seblang adalah salah satu ritual masyarakat Using yang hanya dapat dijumpai di dua desa Kab.Banyuwangi, yakni desa Bakungan dan desa Olehsari. Seblang atau Sebele ilang (sialnya hilang) Ritual ini dilaksanakan untuk keperluan bersih desa dan tolak bala, agar desa tetap dalam keadaan aman dan tentram.
Penyelenggaraan tari adat Seblang di dua desa tersebut juga berbeda waktunya, di desa Olehsari diselenggarakan satu minggu setelah Idul Fitri, sedangkan di desa Bakungan diselenggarakan seminggu setelah Idul Adha.Para penarinya dipilih secara supranatural oleh dukun setempat, dan biasanya penari harus dipilih dari keturunan penari seblang sebelumnya.

6. UPACARA KEBO-KEBOAN DI BANYU WANGI
Di Kota Banyuwangi terdapat sebuah suku yang memiliki kesenian unik, yaitu Suku Using yang memiliki kesenian Kebo-Keboan , masyarakat Banyuwangi berupaya keras mempertahankan kemurnian dan kesakralan kebudayaan mereka tersebut.Konon,asal muasal ritual kebo-keboan berawal terjadinya musibah pagebluk ( wabah ). Kala itu, seluruh warga diserang penyakit dan tanaman diserang hama. Banyak warga kelaparan dan mati akibat penyakit misterius. Seorang sesepuh yang sedang semedi ( bertapa ) mendapat wangsit dari semedinya di bukit tempat dia bersemedi untuk menggelar ritual kebo-keboan dan mengagungkan Dewi Sri di daerah yang terserang pageblug ( wabah ).Keajaiban muncul ketika warga menggelar ritual kebo-keboan. Warga yang sakit mendadak sembuh. Hama yang menyerang tanaman padi sirna. Sejak itu, ritual kebo-keboan dilestarikan. Mereka takut terkena musibah jika tidak melaksanakannya.Warga yang merayakan ritual ini sama seperti merayakan hari raya perbedaannya penentuan tanggal bukan mentri agama . Para sesepuhlah tempat itulah yang menentukan tanggal perayaan, berdasarkan penghitunan kalender Jawa Kuno.

7. Selametan
Upacara adat Jawa sering disebut “selametan”. Upacara ini dilakukan secara turun temurun sebagai peringatan doa. acara ini dilakukan untuk mintak doabersama dan di tujukan yang mengadakan acar selametan tersebut dalam hal selametan ialah bermacam macam-macam mintak doa pada masyarakat yang di undang dalam acara selametan (atau selamatan syukuran atas rzeki yang di terimanya agar lancer dalam usahnya ) dan untuk keselamatan dirinya / kelwarganya agar selamat untuk menjalankan kehidupannya dan adapun selamata untuk mendoakan oran yang sudah meninggal dan para leluhur  agar diberinya ketentraman serta di terima di alam kuburnya .
Upacara ruwatan adalah upacara adat Jawa yang dilakukan dengan tujuan untuk meruwat atau menyucikan seseorang dari segala kesialan, nasib buruk, dan memberikan keselamatan dalam menjalani hidup.
Upacara ruwatan misalnya yang dilakukan di dataran Tinggi Dieng. Anak-anak berambut gimbal yang dianggap sebagai keturunan buto atau raksasa harus dapat segera diruwat agar terbebas dari segala marabahaya. 
Dalam pernikahan adat Jawa ada yang dikenal juga upacara perkawinan Ada beberap tahapan yaitu :
mulai dari siraman, siraman, upacara ngerik, midodareni, srah-srahan atau peningsetan, nyantri, upacara panggih atau temu penganten, balangan suruh, ritual wiji dadi, ritual kacar kucur atau tampa kaya, ritual dhahar klimah atau dhahar kembul, upacara sungkeman . sampai sah terima pengantin dari perwakilan masing-masing pegantin baik penagntin pria maupun pengantin perempuan.
Selain upacara kenduren, di Jawa juga dikenal Upacara Grebeg. Upacara ini digelar 3 kali setahun, yaitu tanggal 12 Mulud (bulan ketiga), 1 Sawal (bulan kesepuluh) dan 10 Besar (bulan kedua belas). Upacara ini digelar sebagai bentuk rasa syukur kerajaan terhadap karunia dan berkah Tuhan.
11.               SEKATEN
 UpacaraSekaten ialah merupakan upacara adat Jawa yang digelar dalam kurun tujuh hari sebagai bentuk peringatan hari kelahiran Nabi Muhammad. kata Sekaten yang menjadi nama upacara tersebut berasal dari istilah Syahadatain, yang dalam Islam dikenal sebagai kalimat tauhid. Upacara ini biasanya digelar dengan mengeluarkan kedua perangkat gamelan sekati dari keraton, yaitu:
 gamelan Kyai Gunturmadu dan gamelan Kyai Guntursari untuk diletakan di depan Masjid Agung Surakarta

12. Ngurit   Apabila sawah telah dikerjakan maka benih segera ditabur (ngurit). Pada saat ini diadakan selamatan de­ngan sajian nasi golong & Jenang abang jenang sengkolo cok bakal, jeroan ayam (isi perut ayam).
    Maksud selamatan tersebut agar benih yang ditabur dapat tumbuh subur. Setelah upacara ngurit. upacara selanjutnya ialah pada saat tandur (menanam). Pada saat ini diadakan sajian sederhana yang berwujud cok bakal yang diletakkan di petak sawah, dimana tandur dimulai. Begitu pula saat panen padi

13tingkepan (upacara usia kehamilan tujuh bulan bagi anak pertama),

14babaran (upacaramenjelang lahirnya bayi), 

15sepasaran (upacara setelah bayi berusia lima hari dan lepasnya bekas tali   pusar        pada nayi ),

16pitonan(upacara setelah bayi berusia tujuh bulan),

17. Penduduk Jawa Timur Sebelum dilakukanlamaran, pihak laki-laki melakukan acara 
-      nako'ake (menanyakan apakah si gadis sudahmemiliki calon suami), setelah itu dilakukan 
-      peningsetan (lamaran). Upacara perkawinandidahului dengan acara temu atau 
-      kepanggih. Masyarakat di pesisir barat: Tuban, Lamongan,Gresik, bahkan Bojonegoro memiliki kebiasaan lumrah keluarga wanita melamar pria, pada umumnya pria yang akan masuk ke dalam keluarga wanita dan melamar pihak wanita .
                                                                                                                  Arum suci blogg

Rumah adat aceh . baju tradisional . tarian tradisional . pusaka tradisional dan lagu daerahnya.

RUMAH ADAT ACEH
Rumah adat aceh . baju tradisional . tarian tradisional . pusaka tradisional dan lagu daerahnya.
Rumoh Aceh bukan sekadar tempat hunian, tetapi merupakan ekspresi keyakinan terhadapTuhan dan adaptasi terhadap alam. Oleh karena itu, melalui Rumoh Aceh kita dapat melihat budaya, pola hidup, dan nilai-nilai yang diyakini oleh masyarakat Aceh. Adaptasi masyarakatAceh terhadap lingkungannya dapat dilihat dari bentuk Rumoh Aceh yang berbentuk  panggung, tiang penyangganya ang terbuat dari kayu pilihan, dindingnya dari papan, danatapnya dari rumbia. Pemanfaatan alam juga dapat dilihat ketika mereka hendak menggabungkan bagian-bagian rumah, mereka tidak menggunakan paku tetapi menggunakan pasak atau tali pengikat dari rotan. Walaupun hanya terbuat dari kayu, beratap daun rumbia,dan tidak menggunakan paku, Rumoh Aceh bisa bertahan hingga 200 tahun
Rumah Krong Bade adalah rumah adat dari Nanggroe Aceh Darussalam. 

RumahKrong Bade juga biasa dikenal dengan nama rumoh Aceh. Rumah ini mempunyai tangga depan yang digunakan bagi tamu atau orang yang tinggal untuk masuk di dalam rumah. Rumah ini bertiperumah panggung dengan 3 bagian utama dan 1 bagian tambahan. Tiga bagian utama dari rumah Aceh yaitu seuramoë keuë (serambi depan), seuramoë teungoh (serambi tengah) dan seuramoë likôt (serambi belakang).
Ruang Depan atau biasa disebut seuramoë keuë. Ruangan ini berfungsi sebagai ruang santai dan tempat berisirahat bagi seluruh anggota keluarga. Ruangan ini juga digunakan sebagai tempat menerima tamu.

Ruang Tengah atau biasa disebut seuramoë teungoh. Ruangan ini adalah ruang inti dari sebuah rumah adat Aceh (ruang inong) dan di tandai dengan lantai yang lebih tinggi dari ruang depan.  termasuk ruang inti, ruangan ini termasuk sangat privat. Para tamu yang datang tidak diijinkan untuk memasukinya. Fungsi dari kamar-kamar yang terdapat di ruang tengah ini antara lain sebagai tempat tidur kepala keluarga, kamar anak, ruangan kamar pengantin, serta sebagai ruang pemandian mayat ketika ada anggota keluarga yang meninggal dunia.

Ruang Belakang atau biasa disebut sebagai seurameo likot. Ruangan ini adalah ruangan yang berfungsi sebagai tempat makan, dapur, dan tempat bercengkrama bagi sesama anggota keluarga. Lantai ruangan ini biasanya lebih rendah dibanding lantai rangan tengah. Sama seperti ruang depan, ruang belakang juga tidak memiliki kamar-kamar.

Rumah adat aceh . baju tradisional . tarian tradisional . pusaka tradisional dan lagu daerahnya.

Rumah adat aceh . baju tradisional . tarian tradisional . pusaka tradisional dan lagu daerahnya.

Rumah adat aceh . baju tradisional . tarian tradisional . pusaka tradisional dan lagu daerahnya.

Rumah adat aceh . baju tradisional . tarian tradisional . pusaka tradisional dan lagu daerahnya.

Rumah adat aceh . baju tradisional . tarian tradisional . pusaka tradisional dan lagu daerahnya.

Baju Adat Aceh

Nangroe Aceh Darussalam (NAD) adalah salah satu provinsi di Indonesia yang terletak di ujung barat pulau Sumatera. Provinsi ini mendapat julukan serambi mekah karena adat kebudayaannya yang sangat dipengaruhi oleh kebudayaan Islam dari jazirah Arab. Salah satu budaya dalam adat Nangroe Aceh Darussalam yang bernafaskan budaya Islam misalnya dapat kita temukan pada gaya berpakaiannya.

berikut  tentang Pakaian adat provinsi aceh
BAJU ADAT TRADISIONAL PRIA ACEH :

Busana laki – laki  BAJE MEUKASAH atau baju jas leher tertutup. Terdapat sulaman keemasan di bagaian krah baju. dilengkapi celana panjang yang disebut CEKAK MUSANG. Kain sarung (IJA LAMGUGAP) dilipat di pinggang Kain sarung ini terbuat dari sutra yang disongket. Sebilah rencong atau SIWAH berkepala emas / perak dan berhiaskan permata diselipkan di ikat pinggang. Bagian kepala ditutupi kopiah yang disebut MAKUTUP. Tutup kepala ini dililit oleh TANGKULOK atau TOMPOK dari emas. TANGKULOK ini terbuat dari kain tenunan. Dan warna juga berpengaruh untuk pakaian adat aceh.


Warna pakaian adat Aceh untuk kaum pria adalah hitam. Warna hitam menggambarkan kebesaran. Saat seorang warga Aceh menggunakan pakaian adat berwarna hitam tersebut, maka orang tersebut dianggap sedang menggunakan pakaian kebesaran. Berbeda sekali dengan di daerah atau negara lain. Warna hitam digunakan dalam suasana berkabung.Dalam acara-acara khusus seperti acara adat atau perkawinan, setiap laki-laki Aceh harus menggunakan pakaian dengan warna hitam baik baju atau celana. Tidak boleh menggunakan pakaian dengan warna yang lain. 
Untuk perempuan warna yang digunakan lebih cerah seperti merah, hijau, kuning atau lainnya. Namun warna celana yang digunakan tetap berwarna hitam. pada zaman sekarang, sudah banyak terjadi modifikasi sehingga warna celana untuk kelengkapan pakaian wanita  kadang bukan lagi hitam.

TOMPOK ialah hiasan bintang persegi 8, bertingkat, dan terbuat dari logam mulia BAJU ADAT WANITA ACEH Wanita mengenakan baju kurung berlengan panjang hingga sepinggul. Celana cekak musang dan sarung (IJA PINGGANG) bercorak yang dilipat sampai lutut. Corak pada sarung ini bersulam emas.
Asesoris yang  dipakai : kalung (KULA.) hiasan lain seperti : Gelang tangan, Gelang kaki, Anting, dan ikat pinggang (PENDING) berwarna emas. Bagian rembut ditarik ke atas membentuk sanggul kecil dengan hiasan kecil bercorak bunga. Pakaian adat aceh tampil dalam beragam variasi menurut tingkat kedudukannya .
diantaranya adalah pakaian :
1. Ulee Balang, busana untuk para raja beserta keluarganya
2. Ulee Balang busana untuk Cut dan para Ulama
3. Patut-patut (pejabat negara), pakaian untuk para tokoh masyarakat cerdik pandai
4. Rakyat jelata Busana adat Aceh yang menonjol sekarang ini adalah yang pakaian adat tradisional yang    dikenakan pada saat ada upacara adat perkawinan,
TRARIAN Tradisional yang Berasal Dari Aceh 
Rumah adat aceh . baju tradisional . tarian tradisional . pusaka tradisional dan lagu daerahnya.
 -Tari Saman adalah sebuah tarian Suku Gayo yang biasa ditampilkan untuk merayakan peristiwa-peristiwa penting dalam adat. Syair dalam tarian samanmempergunakan Bahasa Gayo. Selain itu biasanyatarian ini juga ditampilkan untuk merayakan kelahiran Nabi Muhammad SAW.
TRARIAN Tradisional yang Berasal Dari Aceh 
Rumah adat aceh . baju tradisional . tarian tradisional . pusaka tradisional dan lagu daerahnya.

 -Tari Laweut Aceh. Tari Laweut. ... Tarian tradisional selanjutnya adalah tari laweut, kata ‘laweut’ berasal dari shalawat atau pujian pada Nabi Muhammad SAW. Tarian ini berasal dari Kab. Pidie, Aceh. Dulunya tarian ini disebut tari seudati.
Tarian ini, biasanya ditarikan oleh 8 orang wanita dan 1 penyanyi. Syair-syairnya yang dilantunkan berupa ayat-ayat Islam atau dakwahan. Gerakan dalam tarian ini, hampir sama dengan tari saman.
Rumah adat aceh . baju tradisional . tarian tradisional . pusaka tradisional dan lagu daerahnya.

MAKNA PUSAKA TRADISIONAL ACEH
Rencong termasuk dalam kategori dagger atau belati (bukan pisau atau pedang).
Rencong selain simbol kebesaran para bangsawan, merupakan lambang keberanian para pejuang dan rakyat Aceh di masa perjuangan. Keberadaan rencong sebagai simbol keberanian dan kepahlawanan masyarakat Aceh terlihat bahwa hampir setiap pejuang Aceh, membekali dirinya dengan rencong sebagai alat pertahanan diri.

Lirik Lagu Burung Kakatua , lagu daerah aceh


Burung kakaktua
hinggap di jendela
Nenek sudah tua
giginya tinggal dua

Trek-dung … trek-dung …
Trek-dung tra-la-la
Trek-dung … trek-dung …
Trek-dung tra-la-la

Trek-dung … trek-dung …
Trek-dung tra-la-la
Burung kakaktua

Makna Lagu Burung Kakatua

Menceritakan ke indahan burung kakak tua dan burung yang hinggap di cendela

                                                                        Arum suci blogg

Tuesday, July 25, 2017

13 Lirik lagu daerah bali beserta maknanya dan video lirk lagu

Rumah adat aceh . baju tradisional . tarian tradisional . pusaka tradisional dan lagu daerahnya.

Bali adalah tujuan wisata yang populer, yang telah mengalami peningkatan yang signifikan pada wisatawan sejak tahun 1980an. Bisnis yang berhubungan dengan pariwisata menghasilkan 80% ekonominya. Hal ini terkenal dengan seni yang sangat maju, termasuk tarian tradisional, modern, patung, lukisan, kulit, pengerjaan logam, dan musik. Festival Film Internasional Indonesia diadakan setiap tahun di Bali. Pada bulan Maret 2017, TripAdvisor menamai pulau itu tujuan utama dunia dalam penghargaan pilihan Traveler-nya dan adapun lagu – lagu bali  yang di jadikan lagu tradisional karena mengandung  arti – arti bermacam – macam sehingga banyak yang layak di jadikan lagu tradisional seperti lirik – lirik  beserta maknanya di bawah ini .

1. Macepet-Cepetan

Jani m'lati macepet - cepetan
Nanging limane tusing dadi matiang
Sejaba ento mekajang dadi
Nyenje kalah lakar gedhing
Makna lagu Lagu ini dinyanyikan dengan nada yang cepat sesuai dengan judul lagunya yaitu macepet cepetan. Lagu ini menceritakan tentang penduduk daerah sekitar.yang selalu cepat dan tegas dalam mengambil suatu tindakan .

Meong-meong… ..
Alih je bikule… ..
Bikul gede gede… ..
Buin mokoh-mokoh… ..
Kereng pesan ngerusuhin… ..
Makna lagu, Lagu Meyong Meyong yang berasal dari bali ini menceritakan seeokor Kucing yang harus mencari tikus yang selalu membuat masalah.

cai ketut dema i rusuh
bas kaliwat cai ngawe sakit hati
cah sing demen
Ngidih olas ketut pang enggal megedi
makna lagu ini . menceritakan antara dua insane laki – laki dan perempuan yang di landa asmara ( tentang percintaan )

4. Putri Cening Ayu
Putri cening ayu ngijeng cening jumah
Meme luas malu kapeken meblanja
Apang ada darang nasi
.
Putri cening ayu ngijeng cening jumah
Meme luas malu kapeken meblanja
Apang ada darang nasi\

Meme tiang ngiring nongos ngijeng jumah
Sambilan mangempu ajak titiang dadua
Ditekane nyen gapgapin

Meme tiang ngiring nongos ngijeng jumah
Sambilan mangempu ajak titiang dadua
Ditekane nyen gapgapin

Putri cening ayu ngijeng cening jumah
Meme luas malu kapeken meblanja
Apang ada darang nasi

Putri cening ayu ngijeng cening jumah
Putri cening ayu ngijeng cening jumah
makna lagu , menceritakan sebuah percakapan seorang ibu dengan anaknya dan sang ibu akan pergi belanja ke pasar, dan meminta anaknya untuk menunggu dirumah

Ratu anom metangi meilen-ilen
Ratu anom metangi meilen-ilen
Dong pirengang munyin sulinge di jaba
Dong pirengang munyin sulinge di jaba
Enyen ento menyuling di jaba tengah
Enyen ento menyuling di jaba tengah
Gusti Ngurah Alit Jambe Pemecutan
Gusti Ngurah Alit Jambe Pemecutan
Makna lagu :  bisa di katagorikan lagu mainan anak-anak . karrena lagu ini sering di nyanyikan oleh anak-anak bali di lingkungan sekolah maupun di lingkungan rumah lagu ini di kategorikan lagu daerah bali .

6. Tari Bali
Sorak-sorai riuh rendah bunyi
Bermacam-macam bunyi tari ramai
Liwat gerbang dihias berpanji
Mengendarai kereta kuda kencana

Sorak-sorai tari dendang janji
Mengapa aku tidak turut pula
Pohon, burung, sungai ikut serta
Riang menyanyi tari menari
Jika kita melihat dari sair lagunya lagu ini menceritakan tentang ke indahan tentang tarian bali

 7. Jangi Janger

Jangi Janger,  sengsenge sengseng janger,
Sengsenge sengseng janger. ..
Serere nyomane nyore. ..
Kelap kelap ngalap bunga
Langsing lanjar pamulune nyandat gading
Jalan jani mejangeran
Seledet enyorina tiyang
Arasijang krangi janger, arasijang krangi janger
Arasijang krangi janger, arasijang krngi janger.
Jangi Janger,  Sengsenge sengseng janger,
Sengsenge sengseng janger.
Serere nyomane nyore.
Kelap kelap ngalap bunga
Langsing lanjar pamulune nyandat gading
Jalan jani mejangeran
Seriang ngentur rora roti.
Lagu ini menggambarkan suka cita remaja putra dan putri.

8. Dadong Dauh
Dadong dauh ngelah siap putih
Suba metaluh reka
Minab ada limolas taluhne
Nangih lacur ada nak nepukin
Anak cerik cerik
Anak cerik cerik
Keliwat usil ipun
Menceritakan tentang kesedihan seorang nenek yang kehilangan telur-telurnya dan tentang kenakalan perilaku anak- anak.
9. Juru Pencar
Juru pencar juru pencar
Mai jalan mencar ngejuk ebe
Be gede gede
Be gede gede
Di sawana ajaka liu

juru pencar di sini adalah -Tukang Jala Ikan- nelayan dengan alat “pencar” sejenis jaring, untuk menangkap ikan..
Di sini, disiratkan bagaimana kita harus menjalani dan memilih sebuah pekerjaan nantinya sewaktu dewasa.
Berangkat mencari nafkah dengan tujuan memenuhi kebutuhan.
pekerjaan ini melahirkan konsekuensi kita harus berangkat bekerja walau bagaimanapun suasana hati dan keadaan kita



10, Bibi Rangda
Bibi bibi rangda apang durus karyan
Bibi mejauman kelod kangin jumah dane jegeg leseng

Suba jani keto tiang ngaba aled munyi
Sesanganan kaon jaja sirat kekuluban bungan duren
Duren duren ijo semangkane kuning gading
Kanti lampa nguda salak nangka kaliasem mangeronce

11. Batu Cina
Batis lantang cunguh barak
Batis lantang cunguh buruk
Mangumbang umbang I Jodar
Mangumbang umbang I Jodar
I Jodar matetulupan
Jangkak jongkok

Menyaru menyoncong jangkrik
Menyaru menyoncong jangkrik
Jangkrik kawi Nilotama
Jangkrik kawi Nilotama
Nilotama tunjung biru
Tunjung biru

Margi I Ratu mesiram
Margi I Ratu mesiram
Mesiram saling enggokin
Mesiram saling enggokin
Tepuk api dong ceburin

12. Janger
don, dap dape don dap dap lum lum gading, ,
dap dape don dap dap lum lum gading, ,
panak,panak biu panak biu di kedaton, ,
panak biu di kedaton, titiang,
nembe titian nembe tuun mengending,
nembe titian nembe tuun mengending,
anak anak, liu anak liu rawuh menonton,
anak-anak liu menonton,
nring mangkin nring mangkin,
masuka rena masuka rena,
ampura ugi para semeton sareng sami kecak

13. Adi Sayang
Adi sayang jegeg sekadi bulan
Dong tegarang bedikang medaar
Adi sayang sampunang ngeling meguyang
Nyen bisa bisa basange cacingan

Adi sayang sampunang pati nakal
Mai milu melajah matembang
Sampunang pragat nagih menyang
Memene dipaon nu ngai dedaran

Adi sayang jegeg bulan
Dingehang jani tiang metembang
Adi Sayang jegeg bulan

Tegarang Adi milu nuutang                                                                     













Arum suci blogg